Berbagi Cerita dan Pengalaman Hidup

Bandung. Inilah salah satu kota yang kugemari untuk didatangi. Apalagi kalo bukan makanan khas Sundanya yang hmm..uenak tenan. Weekend yang lalu gue ke Bandung bareng suami n anakku tercinta,Keevan. Weekend lalu gue ke rumah makan yang letaknya di pasteur namanya Warung Cepot.Unik bukan?Tempatnya juga unik banget. Cepot adalah tokoh yang identik dengan budaya Sunda. Disini banyak terpajang tokoh-tokoh wayang yang cukup dikenal seperti Gatotkaca, Bima, Arjuna,Srikandi,Dewi Sinta. Tak asing bukan?kalo ga tau,cari tau deh. Di Warung Cepot ini juga terlihat alat musik khas Sunda  alias angklung, mainan tradisional Sunda alias congklak, gue nyebutnya dakon. Maklum orang jawa. Di tempat ini juga ada kolam kecil yang isinya mainan pancing dan ikan-ikanan. Dengan adanya mainan ini, Keevan senang sekali. Jadi sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sambil main, Keevan jadi makan banyak (msh disuapin maklum balita hehe). Biasanya kita perlu menguras tenaga untuk menyuapi dia (alias suka lari-lari). Alasan terakhir dan terutama gue suka tempat ini adalah dapet sayur asem dan kerupuk banjar gratis..tis..tis..tis Enaknya makan gratisan hehehe Harga disini juga ga mahal, rasanya ga kalah jjuga dengan Ma’Uneh,Raja Sunda,Oneng, Saung Kabayan, dan temen-temennya yang lain dah.

So,siapapun yang mau ke Bandung,ga ada salahnya to singgah ke Warung Cepot. Nikmati suasana yang berbeda bersama keluarga.


Tidak terasa 1 minggu sudah lewat. Dalam evaluasi minggu sudah banyak pelajaran yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan penjulan dan pelayanan. Sebagai catatan yang diperoleh selama 1 minggu ini antara lain:
1. waktu ideal untuk buka sebenarnya bukan jam 10 pagi, karena survei membuktikan setelah makan siang para pengunjung baru berminat membeli teh. Jadi ngak usah berpacu dengan waktu di pagi hari.
2. Walaupun sudah mengikuti standar dari sononya ternyata setiap orang punya rasa masing2 ada pengunjung suka manis, suka pahit, suka panas, dsb. intinya SPG harus bisa menyesuaikan dengan keinginan pengunjung.
3. Harga seperti tidak menjadi masalah bagi pengunjung, memang ada satu dua orang yang berkata mahal, tetapi 99% yang lain tidak mempermasalahkan tentang harga.
4. Pengunjung yang cukup banyak pada hari sabtu dan minggu, untuk senin-jumat bisa dikatakan biasa. dari segi duitnya, penjualan sabtu dan minggu yang menutup kekurangan dari senin-jumat.
5. Stan Echo udah ada pelanggan setia, setiap hari mampir untuk beli. ada yang beli per cup ada juga yang beli per pack.
6. Lokasi stan Echo diuntungkan karena bersebelahan dengan jualan pop corn, jadi prinsip cross selling bisa diterapkan. “beli popcorn ..sekalian teh nya bu/pak”.
7. Jasmine teh menepati juara 1, disusul lemon tea, dan terakhir milk tea.
8. Mencari SPG yang kompeten dengan jiwa marketing ternyata cukup menjadi tantangan, disaat ditinggal sendiri di Stan biasanya mereka engan untuk agresif menawarkan kepada calon pembeli. Solusinya yang sudah dijalankan saat ini adalah dengan sistem insentif. lihat saja bagaimana hasilnya nanti.



Hari ini, gua mengunjungi panti jompo Werdha Wisma Mulia yang terletak di jalan hadiah,Jelambar. Bersama gua ada Kristina (ketua pelaksana) dan Andrew, agenda kami adalah memastikan jadwal kunjungan dan membuat publikasi di Warta Geraja minggu depan. Kami diterima Ibu Ana sebagai Kepala Panti yang menjelaskan jumlah para oma2 yang ada di panti Werdha, aktivitas, dll. Akhirnya ditetapkan tanggal 24 juni 2006 hari sabtu jam 14, tim diakonia akan mengadakan acara di sana. Sekelumit tentang oma yang kami kunjungi. Rata2 mereka dititipkan oleh keluarga mereka atau mereka yang hidup sebatang kara. Yang menarik perhatian kami adalah ada oma mantan guru ibu Megawati SP yang sangat fasih berbahasa Belanda dan Inggris, oma tersebut selalu berkomunikasi dengan bahasa inggris atau bahasa belanda kepada pengunjung yang mengajak berkomunikasi, untung Ibu Ana bisa berbahasa Belanda sehingga komunikasipun jalan walaupun terbata2 tapi cukup jelas apa yang dibicarakannya. sadarkan kita bahwa suatu saat kita akan seperti mereka?

Ada yang menarik untuk bisnis jualan teh. Kalo bisnis konvensional menawarkan produk berupa barang atau jasa. Teh ternyata menjual rasa, seperti merk belum dapat menjual kecuali untuk teh botol yang sudah dikenal. Itupun kalo tidak tersedia teh botol orang akan dengan murah beralih di merk yang lain. Untuk masyarakat Jawa khususnya mereka sangat peka untuk cita rasa teh yang enak. Kekentalan teh menjadi perhatian mereka, makanya jika menurut mereka kurang pas dengan segera mereka akan berkomentar. Ada pengunjung yang mencoba dulu baru membeli, jika cocok baru mereka akan beli. Tidak berlebihan kiranya jika jualan teh = jualan rasa.


Hari kedua, minggu tanggal 4 juni, banyak yang dipelajari hari ini. Pertama2 bangun yang telat karena kemaren seharian ngurus pembukaan boat. Puji Tuhan, Tuhan izinkan untuk kami menghadapi tantangan pertama di hari minggu ini, SPG yang di hired kemaren tiba-tiba telpon tidak bisa datang karena mau pulang kampung, yahh..terpaksa cari pengganti di menit-menit terakhir Puji Tuhan, ada SPG yang bisa dan mau. Dengan training singkat, cepat, padat, dan tepat akhirnya boat baru bisa dibuka jam 10.30 telat 30 menit dari rencana. Ini har pertama jualan tanpa supervisi dari franchisor karena tim teh echo hanya berada 1 hari di jakarta. Hari ini lebih rame dibandingkan hari sabtu karena minggu hari libur keluarga dan banyak acara di mal daan mogot. Setelah berlelah-lelah seharian, Puji Tuhan..hari ini terjual lebih dari >100 cup. Nah..bagaimana penjualan di hari biasa senin – jumat..Kita tunggu saja.

Hari pertama jualan teh lumanyan menggembirakan minimalkan untuk hari pembukaan. Dimulai pada jam 10.30 dan berakhir pada jam 21.30. PT Indotirta sebagai franchisee Sangat professional dalam membantu franshisor untuk memasarkan produk teh Echo. Tim yang datang datang Pak Novianto sebagai senior supervisor, mbak Uci sebagai senior SPG yang bertugas untuk transfer product knowledge lepada SPG, dan satu orang helper. Mereka tiba di Jakarta jam 04.00 pagi sambil membawa boat yang akan dipasang, raw material teh yang disebut bibit teh, cup teh, dan asesoris. Sebelum setup boat teh, senior SPG Echo mendemontrasikan bagaimana pembuatan teh yang baik yang benar temasuk untuk lemon, jasmine, dan milk teh. Selesai demo, acara training pembuatan dan memformulasikan teh yang akan dijual. Baru setelah itu setup boat ,pemasangan banner, lampu, dan siap untuk jualan. We would like to thank to Mr Novianto and Ms Uci. You are great and profesional team.


Minum teh telah dikenal masyarakat dunia berabad-abad yang lalu, budaya minum teh ini ternyata digemari hampir di semua negara. Terutama di negera-negara Asia. Jenis teh pun bermacam-macam seperti teh hitam (black tea), teh hijau (green Tea) dan ……. Bisnis teh pun sepertinya tumbuh subur di Indonesia lihat saja popularitas teh hijau (green tea) yang mendatangkan response pasar yang sangat baik. Sama halnya dengan teh yang lain, teh echo yang menguasai pasar di Jateng dan Jatim, memiliki cita rasa yang unik dan menyegarkan. Karena gua termasuk teacholic, gua merekomendasikan untuk teh echo diuji coba. Secara singkat jika konsumsi teh dilakukan secara rutin manfaat yang akan diperoleh adalah:

1.Mengurangi resiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung coronair.
Kandungan polyphenol teh dapat membantu secara indirect menurunkan kolesterol dalam darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah jantung coronair.

2.Mengurangi resiko kanker.
Kandungan zat anti mutagen (anti oxidant, flavonoid) dalam teh dapat mencegah dan menekan pertumbuhan kanker.

3. Membantu menurunkan berat badan.
Kandungan serat yang tinggi pada teh dapat mempersingkat paparan zat gizi dengan sistem pencernaan dalam tubuh sehingga dapat menurunkan berat badan dan cocok untuk diet.

4.Memelihara kesehatan gigi.
Kandungan fluride yang cukup tinggi dapat mencegah plak dan mengacaukan aktivitas bakteri penyebab karies gigi.

5.Menjaga kesehatan mata.
Kandungan senyawa lipopolysaccharide teh mampu mencegah gangguan mata akibat radiasi sinar –X terutama bagi yang sering menonton TV dan kandungan senyawa beta karoten (provitamin A) mencegah rabun senja.

6.Mengatasi masalah bau mulut.
Kandungan senyawa terpenoid dalam teh mampu mengatasi masalah bau mulut akibat mengkonsumsi makanan beraroma kuat ataupun akibat merokok.


  • None

Categories